Postingan

Penghentian Program Konversi DPU-DK

Berikut ini isi SK Pengurus Besar IDI No. 1264/PB/A.4/05/2011 tentang Penghentian Program Konversi DPU-DK dan Program Pelatihan Dokter Keluarga yang diselenggarakan oleh PDKI: Menghentikan program konversi DPU-DK yang diselenggarakan oleh PDKI dan tidak dapat dilanjutkan terhitung 31 Mei 2011. Tidak membenarkan penggunaan gelar profesi DK bagi peserta yang telah mengikuti program seperti tersebut 1, dan Pengurus PDKI wajib memberitahukan kepada seluruh peserta yang telah mengikuti program tersebut untuk tidak menggunakan gelar DK dalam waktu maksimal 1 bulan. Melarang PDKI maupun lembaga pelaksana teknisnya untuk menyelenggarakan kegiatan pelatihan ataupun kegiatan sejenis yang dapat menimbulkan penafsiran akan memperoleh gelar profesi, ataupun kesan dapat merubah status kompetensinya. Melarang PDKI maupun lembaga teknisnya untuk menyelenggarakan kegiatan dalam rangka resertifikasi/reregistrasi bagi anggota PDKI maupun pihak lain, yang bertentangan dengan ketentuan dari Pengurus...

Siang Klinik

Gambar
Dr. Agus Nurohman, SpPD (kiri) dan dr. Novita Pada hari Sabtu, 19 Maret 2011 bertempat di aula rumah sakit diselenggarakan Siang Klinik yang mengambil tema tentang PSIDII yaitu extrak daun jambu yang berguna untuk meningkatkan kadar trombosit dalam darah para penderita demam berdarah. Kegiatan ini dimoderatori oleh dr. Agus Nurohman, Sp. PD dan nara sumbernya adalah dr. Novita, medical representatif dari Dexa Medica. Berikut ini adalah presentasinya.

Sertifikat Kompetensi Dokter Layanan Primer

Kabar gembira. 11 dokter anggota Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kapuas sudah menerima Sertifikat Kompetensi Dokter Layanan Primer dari Kolegium Dokter Indonesia yang akan digunakan untuk menempuh proses registrasi tenaga medis sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Nama-nama dokter tersebut adalah sebagai berikut: dr. Azhar Nasution (No. 1255/KDI/SK/RES/II/2011) dr. Agus Waluyo (No. 1254/KDI/SK/RES/II/2011) dr. Erny Indrawati (No. 1260/KDI/SK/RES/II/2011) dr. Fitri Ningrum Intani (No. 1261/KDI/SK/RES/II/2011) dr. Gede Karmawan (No. 1262/KDI/SK/RES/II/2011) dr. Bawa Budi Raharja (No. 1256/KDI/SK/RES/II/2011) dr. Tatang Setiadi (No. 1263/KDI/SK/RES/II/2011) dr. Delianae (No. 1257/KDI/SK/RES/II/2011) dr. Diana Yuniarti (No. 1258/KDI/SK/RES/II/2011) dr. Tonun Irawaty Panjaitan (No. 1264/KDI/SK/RES/II/2011) dr. Eka Fithria (No. 1259/KDI/SK/RES/II/2011) Sertifikat tersebut dapat diambil pada Tri Suharsih, di Bagian Pelayanan Medik RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo.

Kartu IDI baru sudah selesai

Pada hari Kamis, 27 Januari 2011, kartu anggota IDI yang baru sudah datang. Bagi teman sejawat yang memerlukan kartu tersebut dapat menghubungi Tri di bagian Pelayanan Medik RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Jumlah kartu yang diterima sesuai dengan jumlah teman sejawat yang mengajukan permohonan untuk resertifikasi (sertifikasi ulang).

Pelantikan Pimpinan Puskesmas Baru

Pada hari Kamis, 6 Januari 2011 bertempat di Aula Pemda Kapuas diselenggarakan pelantikan pejabat eselon II, III dan IV. Beberapa teman sejawat yang mengikuti pelantikan tersebut adalah: dr. Hj. Fitri Ningrum Intani pindah dari Puskesmas Anjir Serapat ke Puskesmas Basarang dr. H. Ahmad Haspiani pindah dari rumah sakit ke Puskesmas Melati dr. Daya Daryadijaya pindah dari rumah sakit ke Puskesmas Mandomai Puskesmas Anjir Serapat dipimpin oleh Muliadi, SKM. Puskesmas Pulau Petak dipimpin oleh drg. Nur Cahya. Puskesmas Barimba dipimpin oleh H. Junaidi, SKM, MM.Kes.

Berkas Pembuatan Kartu Tanda Anggota IDI

pas foto 3 x 4 sebanyak 2 lembar fotokopi ijazah sebanyak 2 lembar fotokopi STR sebanyak 1 lembar fotokopi KTA lama 1 lembar

Norepinefrin pada penatalaksanaan Syok Septik

Pada tanggal 14 Desember 2010, pukul 12.00 – 14.00 WIB bertempat di Aula RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kapuas, Komite Medik rumah sakit, bekerjasama dengan IDI Cabang Kapuas menyelenggarakan Siang Klinik dengan tema Norepinefrin Pada Penatalaksanaan Syok Septik. Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan para dokter dalam penanganan pasien. Materi tersebut diatas disampaikan oleh dr. Agus Nurohman, Sp. Pd.